Pipa baja spiralPipa baja spiral dan pipa baja sambungan lurus memiliki karakteristik teknis dan proses produksi yang berbeda. Keduanya memiliki banyak perbedaan dalam produksi, fungsi dan kegunaan yang berbeda, serta nilai guna yang berbeda pula. Karakteristik teknis pipa baja spiral dan pipa baja sambungan lurus adalah sebagai berikut:
Pertama, perbedaan terletak pada proses pengelasan:
Dari segi proses pengelasan, metode pengelasan pipa baja spiral dan pipa baja sambungan lurus sama, tetapi pipa baja sambungan lurus pasti akan memiliki banyak lasan berbentuk T, sehingga kemungkinan cacat pengelasan juga meningkat pesat. Selain itu, tegangan sisa pada lasan berbentuk T besar, dan logam las sering berada dalam kondisi tegangan tiga dimensi, yang meningkatkan kemungkinan retak. Lebih jauh lagi, menurut proses pengelasan busur terendam, setiap lasan harus memiliki titik awal busur dan titik pemadaman busur. Terdapat lebih banyak cacat pengelasan. Oleh karena itu, pipa baja spiral yang diproduksi memiliki jaminan kualitas yang baik, memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak akan memiliki cacat seperti retak.
· Karakteristik kekuatan pipa baja spiral dan pipa baja sambungan lurus:
Ketika pipa mengalami tekanan internal, biasanya dihasilkan dua tegangan utama pada dinding pipa, yaitu tegangan radial δY dan tegangan aksial δX. Tegangan resultan pada lasan adalah δ=δY(l/4sin2α+cos2α)1/2, di mana α adalah sudut heliks lasan pipa baja las spiral. Sudut heliks lasan pipa baja spiral umumnya 50-75 derajat, sehingga tegangan gabungan pada lasan spiral adalah 60-85% dari tegangan utama pipa baja las sambungan lurus. Di bawah tekanan kerja yang sama, ketebalan dinding pipa baja las spiral dengan diameter pipa seragam dapat dikurangi dibandingkan dengan pipa baja las sambungan lurus.
· Sifat metalurgi dari material pipa baja las spiral dan pipa baja las lurus:
Pipa las busur terendam longitudinal diproduksi dengan pelat baja, sedangkan pipa baja las spiral diproduksi dengan gulungan baja canai panas. Proses penggulungan di pabrik strip canai panas memiliki serangkaian keunggulan, dan memiliki kemampuan proses metalurgi untuk menghasilkan baja pipa berkualitas tinggi. Misalnya, sistem pendingin air dipasang pada gantry keluaran untuk mempercepat pendinginan, yang memungkinkan penggunaan komposisi paduan rendah untuk mencapai tingkat kekuatan khusus dan ketangguhan suhu rendah, sehingga meningkatkan kemampuan las baja. Namun sistem ini tidak ada di pabrik produksi pelat baja. Kandungan paduan (ekuivalen karbon) gulungan cenderung lebih rendah daripada baja dengan tingkatan serupa, yang juga meningkatkan kemampuan las pipa baja spiral.
Yang perlu dijelaskan adalah karena arah penggulungan pipa baja las spiral tidak tegak lurus terhadap sumbu pipa baja (solusi penjepitan bergantung pada sudut heliks pipa baja), dan arah penggulungan pelat baja pipa baja sambungan lurus tegak lurus terhadap sumbu pipa baja, oleh karena itu, ketahanan retak material pipa baja las spiral lebih baik daripada pipa baja sambungan lurus.
Pipa baja las spiral dan pipa baja las lurus dibandingkan secara sistematis dari segi proses pengelasan, fungsi metalurgi, dan karakteristik kekuatan, serta perbedaan dan perbedaan utama antara keduanya dianalisis secara mendalam, dan proses serta metode pengelasan masing-masing fitting pipa diperkenalkan secara detail. Fungsi kekuatan, serta fungsi dan proses metalurgi juga dibahas.
Waktu posting: 11 Juli 2023