Rincian kinerja, produksi, dan aplikasi pipa baja tanpa sambungan 15CrMoG

Pertama, pengenalan materi tentangPipa baja tanpa sambungan 15CrMoG
Komposisi kimia: 15CrMoG adalah baja tahan panas perlit paduan rendah. Kandungan karbonnya umumnya 0,12-0,18%, kandungan kromium sekitar 0,8-1,2%, dan kandungan molibdenum 0,4-0,6%. Karbon memberikan kekuatan dasar pada baja, kromium membantu meningkatkan ketahanan oksidasi dan ketahanan korosi baja, dan molibdenum terutama meningkatkan kekuatan termal baja, yaitu kekuatan dan ketahanan mulur pada suhu tinggi. Pada saat yang sama, baja ini juga mengandung sejumlah kecil silikon, mangan, dan unsur lainnya. Silikon dapat meningkatkan kekuatan dan kekerasan baja, dan mangan dapat meningkatkan ketangguhan baja.

Kedua, proses produksi pipa baja tanpa sambungan 15CrMoG.
- Proses peleburan: Tungku listrik atau konverter biasanya digunakan untuk pembuatan baja. Selama proses pembuatan baja, jumlah dan urutan penambahan berbagai unsur paduan harus dikontrol secara tepat. Misalnya, paduan kromium dan molibdenum biasanya ditambahkan ketika baja cair mencapai suhu dan komposisi yang sesuai untuk memastikan bahwa keduanya dapat sepenuhnya meleleh dan terdistribusi secara merata dalam baja cair.
- Proses penggulungan: meliputi penggulungan panas dan penggulungan dingin (penarikan dingin). Selama penggulungan panas, billet baja dipanaskan hingga suhu yang lebih tinggi (umumnya sekitar 1100-1200℃), dilubangi oleh mesin pelubang, dan kemudian digulung oleh mesin penggulung pipa untuk mendapatkan pipa baja dengan diameter luar dan ketebalan dinding yang dibutuhkan. Proses penggulungan dingin (penarikan dingin) didasarkan pada penggulungan panas dan ditarik atau digulung dingin oleh cetakan pada suhu ruangan untuk membuat pipa baja memiliki akurasi dimensi yang lebih tinggi dan kualitas permukaan yang lebih baik, tetapi proses ini memiliki efisiensi produksi yang relatif rendah dan biaya yang tinggi.
- Proses perlakuan panas: Pipa baja ini menggunakan perlakuan normalisasi + temper. Suhu normalisasi umumnya 900-960℃. Tujuan normalisasi adalah untuk memperhalus butiran dan meningkatkan kekuatan serta ketangguhan baja. Suhu temper sekitar 650-750℃. Tempering terutama untuk menghilangkan tegangan internal yang dihasilkan selama proses normalisasi dan meningkatkan kinerja komprehensif pipa baja.
- Deteksi cacat: Deteksi cacat arus eddy dan deteksi cacat ultrasonik dilakukan untuk memastikan kualitas pipa baja. Deteksi cacat arus eddy terutama digunakan untuk mendeteksi cacat pada permukaan dan di dekat permukaan pipa baja. Metode ini didasarkan pada prinsip induksi elektromagnetik. Ketika pipa baja melewati kumparan deteksi detektor cacat arus eddy, jika terdapat cacat pada permukaan atau di dekat permukaan pipa baja, hal itu akan menyebabkan perubahan pada arus eddy dan terdeteksi. Deteksi cacat ultrasonik digunakan untuk mendeteksi cacat di dalam pipa baja. Metode ini menggunakan fenomena refleksi dan refraksi ketika gelombang ultrasonik merambat di dalam pipa baja. Dengan menganalisis sinyal-sinyal ini, dapat dinilai apakah terdapat cacat di dalam pipa baja.

Ketiga, karakteristik kinerja pipa baja tanpa sambungan 15CrMoG.
- Kinerja suhu tinggi: Pipa baja tanpa sambungan 15CrMoG memiliki sifat mekanik yang baik di lingkungan suhu tinggi. Ketika suhu mencapai sekitar 550℃, pipa ini masih dapat mempertahankan kekuatan dan ketahanan mulur yang tinggi. Misalnya, dalam sistem pipa uap di beberapa pembangkit listrik tenaga termal, pipa baja ini dapat menahan tekanan uap suhu tinggi dan memastikan pengoperasian pipa yang stabil dalam jangka panjang.
- Ketahanan terhadap korosi: Karena adanya unsur kromium dan molibdenum, pipa baja ini memiliki ketahanan korosi yang baik. Dalam lingkungan yang mengandung media seperti uap air dan karbon dioksida, pipa ini dapat secara efektif menahan korosi dan mengurangi kehilangan korosi pada dinding pipa.
- Kinerja pengelasan: Kinerja pengelasannya baik, tetapi beberapa hal perlu diperhatikan selama proses pengelasan. Misalnya, pemanasan awal umumnya diperlukan sebelum pengelasan, dan suhu pemanasan awal sekitar 150-200℃. Setelah pengelasan, perlakuan panas pasca-pengelasan yang tepat juga diperlukan untuk memastikan kualitas sambungan las.

Keempat, bidang aplikasi pipa baja tanpa sambungan 15CrMoG.
Dalam industri petrokimia, baja digunakan untuk mengangkut minyak, gas alam, dan bahan baku kimia bersuhu dan bertekanan tinggi. Misalnya, baja berperan dalam pipa minyak dan gas bersuhu tinggi di kilang minyak. Dalam industri tenaga listrik, baja terutama digunakan untuk pipa uap, superheater, dan reheater di pembangkit listrik tenaga termal untuk memastikan pengangkutan uap bersuhu tinggi dan konversi energi panas. Di bidang manufaktur boiler, baja merupakan material kunci untuk pembuatan boiler bertekanan menengah dan rendah, yang mendukung pengoperasian boiler yang aman dan stabil.


Waktu posting: 19 Juni 2025