Perbedaan antara baja tahan karat 304 dan 316

Baja tahan karat 304 dan baja tahan karat 316 sering dibandingkan karena keduanya tidak dapat dibedakan berdasarkan penampilan, melainkan berdasarkan sifat-sifatnya. Selain itu, keduanya banyak digunakan dalam peralatan kehidupan sehari-hari. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih salah satunya.

Baja tahan karat 304
Baja tahan karat SAE 304 adalah baja tahan karat yang paling umum. Baja ini mengandung kromium (antara 15–20%) dan nikel (antara 2–10,5%) sebagai unsur non-besi utama. Ini adalah baja tahan karat austenitik. Baja ini memiliki konduktivitas listrik dan panas yang lebih rendah daripada baja karbon dan pada dasarnya tidak bersifat magnetik. Baja ini memiliki ketahanan korosi yang lebih besar daripada baja standar dan umum digunakan karena kemudahannya dalam membentuknya menjadi berbagai bentuk.

Baja tahan karat 304 digunakan dalam berbagai aplikasi rumah tangga dan industri seperti peralatan penanganan dan pengolahan makanan, sekrup, komponen mesin, dan kepala pipa. Baja tahan karat 304 juga digunakan untuk aksen eksterior seperti karakteristik tahan air dan api di sektor arsitektur.

Baja tahan karat 316
Baja tahan karat kelas 316 adalah jenis baja tahan karat austenitik yang dikenal karena kandungan molibdenumnya sebesar 2-3 persen. Penambahan molibdenum membuat logam tahan korosi dan meningkatkan kekuatan saat terkena suhu tinggi.

Saat digunakan dalam lingkungan asam, jenis baja tahan karat ini sangat efisien. Dengan logam ini, korosi yang disebabkan oleh asam asetat, asam klorida, dan jenis asam lainnya dapat dicegah.

Baja tahan karat kelas 316 ditujukan untuk lingkungan ekstrem atau sektor yang membutuhkan keamanan dan ketahanan terhadap korosi yang lebih tinggi daripada baja tahan karat seri 300. Baja tahan karat ini juga ideal untuk digunakan pada peralatan pengolahan kimia serta di industri kertas dan tekstil. Selain itu, baja ini juga merupakan pilihan utama untuk implan bedah canggih yang dirancang untuk lingkungan tubuh yang keras.

Ini adalah logam penting yang digunakan dalam industri kelautan, terutama di bidang yang membutuhkan ketahanan aus dan kekuatan yang tinggi. Jenis baja tahan karat lainnya, seperti 303, 304, dan sebagainya, digunakan dalam kasus lain yang tidak memenuhi persyaratan tersebut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih material yang tepat demi masalah keamanan dan biaya. Jika 316 dipilih untuk lingkungan dalam ruangan/non-kelautan, harganya akan terlalu mahal. Jika 304 digunakan untuk lingkungan luar ruangan/kelautan, mungkin berbahaya untuk mengandalkannya.


Waktu posting: 07 Mei 2022