Perbedaan Antara Sambungan Las Soket dan Sambungan Las Tumpul

Fitting Las Soket
Pengelasan sambungan soket adalah jenis penyambungan pipa yang melibatkan memasukkan pipa ke dalam lekukan pada katup, sambungan, atau flensa. Flensa las soket umumnya digunakan pada pipa bertekanan tinggi berdiameter kecil. Sambungan las soket ini disambung dengan memasukkan pipa ke ujung soket dan menerapkan las fillet di sekeliling bagian atasnya. Ini menghasilkan lubang yang halus dan aliran fluida atau gas yang lebih baik di dalam pipa. Siku 90 Derajat Las Soket Tempa Baja Karbon dibuat agar sangat tahan lama. Sambungan ini tahan korosi dan oksidasi dalam berbagai media.

Sambungan Las Tumpul
Sambungan las tumpul dibuat menggunakan proses pembentukan panas atau dingin, yang berarti sambungan tersebut dibengkokkan dan dibentuk sesuai bentuk yang diinginkan. Perlakuan panas juga digunakan untuk mengurangi tegangan sisa dan mendapatkan karakteristik mekanik yang ditentukan.

Di berbagai industri, sambungan las tumpul dapat digunakan untuk memodifikasi, membagi, atau menghentikan aliran fluida. Operasi ini meliputi fasilitas pengolahan limbah, pengolahan kimia, pabrik bir, fasilitas petrokimia, pabrik kriogenik, pembuatan kertas, pengolahan gas, dan bahkan pembangkit listrik tenaga nuklir. Fleksibilitas sambungan las tumpul menunjukkan daya tahannya dan sejauh mana jenis sambungan ini diandalkan.

Fitting Las Soket vs. Fitting Las Tumpul: Apa Perbedaannya?
Karena korosi celah, sambungan las soket sulit digunakan di lingkungan korosif, namun pemasangannya relatif mudah. ​​Sambungan las butt, di sisi lain, dikenal karena ketahanannya yang tinggi terhadap kelelahan, korosi celah, dan korosi umum. Namun, pemasangannya lebih sulit dan pengelasannya membutuhkan waktu lebih lama. Soket untuk pengelasan pipa digunakan untuk pipa dengan diameter kecil. Sambungan las butt, di sisi lain, digunakan untuk diameter kecil dan besar.


Waktu posting: 27 April 2022