1. Pengerjaan las awal pada sambungan pipa baja tahan karat menggunakan metode pengelasan ulang, dan penutupan las menggunakan metode kawah busur penuh. Pengerjaan las awal harus diselesaikan pada bagian miring, dan pengelasan serta permulaan busur pada permukaan pipa dan batang busbar sambungan pipa tidak boleh diselesaikan. Retakan, pori-pori, dll. dapat ditemukan selama proses pengelasan awal, dan harus dibersihkan tepat waktu.
2. Saat mengangkat fitting pipa stainless steel, fitting tersebut harus dipisahkan dari logam lain untuk menghindari kontak langsung. Metode isolasi dapat menggunakan bantalan kayu, karet, dan bahan non-logam lainnya.
3. Suhu fitting pipa baja tahan karat tidak boleh melebihi 60 derajat Celcius selama pengelasan kontinu. Saat pengelasan sementara, bagian dalam lasan harus diisi dengan argon untuk perlindungan. Tidak diperbolehkan menggunakan roda gerinda biasa saat pemotongan, dan harus menggunakan roda gerinda khusus untuk pipa baja tahan karat atau pemotongan plasma.
4. Saat menyambungkan fitting pipa baja tahan karat dan pipa serta fitting non-baja tahan karat, bagian dalam dan rongga pipa serta rongga tersebut harus diisi dengan argon sebelum sambungan tumpul dilas, dan kemudian pengelasan busur argon tungsten dapat dilakukan. Sambungan las pada titik sambungan las harus diasamkan dan dipasivasi setelah pengelasan.
Waktu posting: 07-Des-2023