1. Sambungan isolasi dipasang dalam jarak 50 meter untuk menghindari ujung buntu yang perlu dilas.
2. Setelah sambungan isolasi terhubung ke pipa, pipa tidak boleh diangkat dalam jarak 5 meter dari sambungan. Harus dilakukan uji tekanan bersama dengan pipa tersebut.
3. Setelah sambungan isolasi dihubungkan ke pipa, suhu permukaan sambungan isolasi tidak boleh lebih tinggi dari 120 ℃ selama operasi perbaikan dan anti-korosi sebagaimana dipersyaratkan.
4. Saat memasang sambungan isolasi, sambungan tersebut harus dipasang di kedua ujung sambungan pada bagian pipa lurus sejauh 20 meter dari siku dan dipasang dengan braket. Saat pemasangan di bawah tanah, hindari pemasangan di air yang mengalir terus-menerus.
5. Jarak sumbu roda tengah sambungan harus dipasang sejajar dengan jarak sumbu roda tengah pipa, dan selisih antara kedua jarak sumbu roda tengah tersebut tidak boleh lebih dari 0,2 mm selama pemasangan.
6. Apabila pergeseran pipa lebih besar atau sama dengan jumlah kompensasi sambungan isolasi, jumlah sambungan harus ditambah agar sejajar dengan pergeseran tersebut. Dilarang keras membuat sambungan isolasi berada dalam kondisi pergeseran dan penyimpangan yang sangat mengganggu untuk menyesuaikan pipa yang melebihi toleransi, apalagi melebihi batas (teleskopik, pergeseran, defleksi, dll.).
7. Jika sambungan isolasi berada di tempat tinggi atau tergantung di udara, pipa harus dipasang pada gantungan, braket, atau rangka jangkar, dan sambungan isolasi tidak boleh menahan beban dan gaya aksial pipa itu sendiri. Jika tidak, sambungan harus dilengkapi dengan alat anti-tarik (kapasitas bebannya harus lebih besar dari gaya aksial pipa).
Waktu posting: 05-09-2022