Penyebab utama munculnya bercak kusam pada pipa baja setelah proses pelapisan listrik meliputi:
- Pembersihan yang tidak sempurna: Minyak, debu, dan kotoran organik lainnya pada permukaan substrat belum dibersihkan secara menyeluruh, yang secara langsung memengaruhi daya rekat dan keseragaman lapisan, sehingga menyebabkan ketidakmampuan untuk membentuk lapisan pengendapan yang seragam, dan menimbulkan fenomena bercak.
- Menggunakan bahan pencerah yang salah: Jika bahan pencerah gagal, formulanya salah atau kualitasnya tidak memenuhi standar, maka kilau dan keseragaman permukaan lapisan akan kurang, menyebabkan kegagalan pada beberapa bagian.
- Komposisi larutan pelapis yang tidak terkontrol: Jika konsentrasi sumber nikel, zat pereduksi, penyangga pH, dan aditif lainnya tidak stabil, hal itu akan memengaruhi kualitas pelapisan dan menyebabkan bercak.
- Pengendalian suhu yang tidak tepat: Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan memengaruhi laju reaksi kimia dan kualitas lapisan, sehingga menyebabkan bercak-bercak.
- Pengadukan yang tidak memadai: Kotoran dalam larutan pelapisan akan menyebabkan lapisan yang tidak merata atau berbintik-bintik. Pengadukan yang tepat dapat memastikan distribusi komponen kimia yang seragam.
- Masalah perawatan substrat: Lemak, kerak, atau kontaminan lain pada permukaan substrat dapat menyebabkan lapisan yang tidak merata dan lapisan seperti bunga. Mengoptimalkan langkah pembersihan dan aktivasi dapat menghindari masalah ini.
- Perlakuan pasca-produksi yang tidak tepat: Penanganan yang tidak tepat terhadap proses pembilasan, pengeringan, dan pemanggangan juga dapat menyebabkan lapisan yang berbintik-bintik. Sangat penting untuk memastikan bahwa setiap langkah mengikuti alur proses yang benar.
Solusinya meliputi:
- Perlakuan penghilangan lemak yang ketat: Gunakan bahan penghilang lemak yang baik untuk memastikan permukaan substrat benar-benar bebas lemak, perkuat proses pembersihan, dan hilangkan sisa minyak dan kotoran pada permukaan melalui pembersihan ultrasonik atau pencucian air berulang.
- Penggunaan pencerah yang tepat: Pilih pencerah dengan formula yang sesuai dan kualitas yang terpercaya, uji kandungan pencerah secara berkala, dan ganti tepat waktu jika ditemukan masalah untuk memastikan keaktifan dan efektivitasnya.
- Mengontrol komposisi larutan pelapisan: Secara teratur menganalisis dan menambahkan kembali bahan utama dalam larutan pelapisan, menyesuaikan konsentrasi zat pereduksi, mempertahankan nilai pH yang sesuai, menstabilkan suhu larutan pelapisan, memastikan sistem filtrasi berfungsi dengan baik, dan secara teratur mengganti media filter.
- Optimalkan perawatan substrat: Bersihkan dan aktifkan permukaan substrat secara menyeluruh, hilangkan lemak, kerak, dan kontaminan lainnya, serta pastikan permukaan substrat sesuai untuk pelapisan nikel.
- Perhatikan proses pasca-pengolahan: Pastikan proses pembilasan, pengeringan, dan pemanggangan mengikuti prosedur yang benar untuk menghindari blooming (munculnya warna atau pudar).
Waktu posting: 30 September 2024