Tiga Teknologi Pengelasan untuk Pipa Las Baja Tahan Karat

Saat ini, metode pengelasan utama untukpipa las baja tahan karatMetode pengelasan yang digunakan dalam industri meliputi pengelasan busur argon (argon arc welding), pengelasan frekuensi tinggi, pengelasan plasma, dan pengelasan laser. Setiap metode memiliki karakteristiknya masing-masing, dengan pengelasan busur argon dan pengelasan frekuensi tinggi sebagai metode yang paling banyak digunakan.

Pertama, Teknologi Proses Pengelasan Pipa Baja Tahan Karat – Pengelasan Busur Argon.
Pipa las baja tahan karat membutuhkan penetrasi yang dalam, tanpa inklusi oksida, dan zona yang terpengaruh panas minimal. Pengelasan tungsten inert gas (TIG) menawarkan kemampuan adaptasi yang baik, kualitas las yang tinggi, dan kinerja penetrasi yang baik, sehingga banyak digunakan dalam industri kimia, nuklir, dan makanan. Kecepatan pengelasan yang relatif rendah merupakan kelemahan pengelasan TIG. Untuk meningkatkan kecepatan pengelasan, obor tiga elektroda umumnya digunakan. Untuk ketebalan dinding pipa S≥2mm, kecepatan pengelasan 3-4 kali lebih tinggi daripada dengan obor tunggal, dan kualitas las juga meningkat. Menggabungkan pengelasan TIG dengan pengelasan plasma memungkinkan pengelasan pipa dengan dinding yang lebih tebal. Selain itu, menambahkan 5-10% hidrogen ke gas argon dan menggunakan sumber daya pengelasan pulsa frekuensi tinggi juga dapat meningkatkan kecepatan pengelasan.

Kedua, Teknologi Pipa Las Baja Tahan Karat – Pengelasan Frekuensi Tinggi.
Pengelasan frekuensi tinggi menawarkan daya keluaran yang tinggi, memungkinkan kecepatan pengelasan yang tinggi untuk pipa baja dengan berbagai material, diameter luar, dan ketebalan dinding. Dibandingkan dengan pengelasan busur argon, kecepatan pengelasannya lebih dari 10 kali lebih cepat. Oleh karena itu, ia menawarkan produktivitas tinggi dalam memproduksi pipa baja tahan karat serbaguna. Namun, kecepatan pengelasan yang tinggi membuat penghilangan gerinda dari pipa baja yang dilas menjadi sulit. Saat ini, pipa baja tahan karat yang dilas dengan frekuensi tinggi belum banyak diterima di industri kimia dan nuklir, yang merupakan salah satu alasannya. Dari segi material pengelasan, pengelasan frekuensi tinggi dapat mengelas berbagai jenis pipa baja tahan karat austenitik. Lebih lanjut, pengembangan jenis baja baru dan kemajuan dalam metode pembentukan dan pengelasan juga telah berhasil mengelas jenis baja tahan karat feritik seperti AISI 409.

Ketiga, Teknologi Pipa Las Baja Tahan Karat – Teknologi Pengelasan Gabungan.
Metode pengelasan gabungan meliputi: pengelasan busur argon ditambah pengelasan plasma, pengelasan frekuensi tinggi ditambah pengelasan plasma, pemanasan awal frekuensi tinggi ditambah pengelasan busur argon tiga obor, dan pemanasan awal frekuensi tinggi ditambah plasma ditambah pengelasan busur argon. Pengelasan gabungan secara signifikan meningkatkan kecepatan pengelasan. Untuk pipa baja yang dilas menggunakan pemanasan awal frekuensi tinggi, kualitas lasnya sebanding dengan pengelasan busur argon konvensional dan pengelasan plasma. Operasi pengelasannya sederhana, seluruh sistem pengelasan mudah diotomatisasi, dan kombinasi ini mudah diintegrasikan dengan peralatan pengelasan frekuensi tinggi yang ada, sehingga menghasilkan biaya investasi yang rendah dan efisiensi yang tinggi.

Berbagai metode pengelasan untuk pipa las baja tahan karat masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tren saat ini dalam pengembangan teknologi pipa las baja tahan karat adalah memanfaatkan kekuatan dan mengurangi kelemahan dengan menggabungkan beberapa metode pengelasan untuk membentuk proses pengelasan baru yang memenuhi tuntutan kualitas dan efisiensi produksi.


Waktu posting: 09-Des-2025