Pengendalian ketebalan dindingpipa baja sambungan lurusmerupakan titik sulit dalam produksi pipa baja. Saat ini, metode yang digunakan oleh produsen pipa baja sambungan lurus dalam produksi pipa dengan akurasi ketebalan dinding umumnya meliputi:
1. Pemanasan billet tabung: pemanasan harus seragam, dan kenaikan serta penurunan suhu yang cepat dilarang. Suhu setiap kenaikan dan penurunan harus dijaga agar stabil dan lambat, dan suhu kenaikan dan penurunan maksimum tidak boleh melebihi 30°C.
2. Mandrel penggulung: Tabung berdinding tebal dan billet padat dengan ketebalan dinding seragam dapat sangat mengurangi kemungkinan bengkok dan deformasi mandrel, dan dapat secara efektif meningkatkan akurasi ketebalan dinding pipa baja.
3. Akurasi mandrel: Akurasi pemesinan eksternal mandrel dikontrol pada ±0,1 mm, dan arah kelurusan mandrel tidak melebihi 5 mm. Saat pengelasan, pin yang diproses secara presisi dimasukkan di antara dua batang inti untuk pen positioning, untuk menghindari penyimpangan berlebihan dari total kelurusan yang terbentuk oleh pengelasan.
4. Proses: Tentukan apakah rol pemusat terpasang pada tempatnya, sesuaikan pusat rol penahan inti, sudut bukaan dan ukuran bukaan setiap aksi agar konsisten, dan pusat rol penahan inti harus berada pada garis pengguliran.
5. Rol pemusat: proses ini mencegah bagian tengah menjadi tipis dan ketebalan dinding meningkat melebihi batas kendali serta meningkatkan akurasi ketebalan dinding.
6. Mandrel berlubang: Mandrel berlubang umumnya memilih pipa berdinding tebal dengan diameter luar Φ108mm-Φ114mm, ketebalan dinding ≥25mm, dan ketebalan dinding rata-rata.
7. Garis tengah pengguliran: pastikan garis tengah pengguliran mesin penusuk konsisten dengan garis tengah troli penusuk, hindari "pengguliran ke atas" atau "pengguliran ke bawah", dan jaga agar billet tabung tetap tertekan secara merata saat ditusuk.
8. Peralatan penggulung: Sumbat, pelat pemandu, rol, dan peralatan penggulung lainnya yang sudah aus harus diganti tepat waktu.
9. Perangkat alat penggulung: Pusat jarak rol dan jarak pemandu harus berada pada garis penggulungan. Pastikan garis tengah jarak pemandu dan jarak rol berada pada garis tengah penusukan dan penggulungan, yaitu, jarak rol atas dan bawah sama, dan jarak pemandu kiri dan kanan sama.
Metode pelurusan pipa baja sambungan lurus:
1. Pipa baja sambungan lurus dibengkokkan searah dengan lasan.
Alasan: Perlakuan normalisasi sambungan las yang tidak memadai, tegangan termal terjadi di sisi pipa dekat sambungan las, sehingga pipa melengkung ke satu arah setelah pendinginan.
Solusi: a. Sesuaikan rol tengah untuk meningkatkan kurva defleksi secara tepat; b. Luruskan dua kali; c. Jika pelurusan tidak dapat dilakukan secara langsung, lakukan perlakuan panas pada pipa secara keseluruhan.
2. Pipa baja sambungan lurus dibengkokkan secara tidak beraturan.
Alasan: a. Tekanan antara ketiga rol tidak konsisten; b. Rol pelurus cepat aus.
Solusi: Periksa dan sesuaikan apakah rol pelurus atas longgar, dan gunakan tongkat sampel untuk meluruskan panjang garis kontak antara ketiga garis tersebut.
3. Panjang pipa baja sambungan lurus dipersingkat secara signifikan.
Alasan: Perbedaan sudut putaran antara ketiga rol pelurus terlalu besar; tekanan pelurusan relatif besar.
Solusi: Sesuaikan sudut tekanan rol agar sekonstan mungkin; sesuaikan tekanan pelurusan dengan benar.
4. Salah satu ujung pipa baja sambungan lurus dibengkokkan.
Penyebab: Jarak antar rol terlalu besar.
Solusi: Pilih mesin pelurus dengan jarak antar gigi yang lebih kecil dan sesuai dengan diameter pipa yang bersangkutan.
5. Kepala pipa baja sambungan lurus tidak bulat.
Alasan: Fase kontak antara ketiga rol pelurus tidak terdistribusi dengan benar atau tumpang tindih, dan tekanan rol terlalu besar.
Solusi: Sesuaikan sudut antara rol dengan benar dan atur tekanan rol pada pipa.
Waktu posting: 12 Juli 2023