- Panjang: Pipa baja tanpa sambungan memiliki panjang yang relatif pendek, sedangkan pipa las dapat diproduksi dalam panjang kontinu yang panjang.
- Korosi: Pipa baja tanpa sambungan biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda korosi kecuali jika terpapar kondisi yang sangat korosif, sedangkan area pengelasan pada pipa las jauh lebih rentan terhadap serangan korosi. Area pengelasan dikenal tidak homogen dan karenanya menunjukkan kelenturan yang bervariasi dan ketahanan yang lebih rendah terhadap korosi serta variabilitas dimensi yang lebih besar. Pipa baja tanpa sambungan mencegah semua masalah tersebut dan dengan demikian memberikan ketahanan yang tinggi terhadap korosi.
- Biaya dan harga: Biaya daripipa baja tanpa sambunganbiasanya lebih tinggi daripada biayapipa baja lasHal ini disebabkan oleh bahan baku, peralatan produksi, dan prosesnya. Namun terkadang tekanan pasar membuat pipa las menjadi lebih mahal, jadi jika Anda berada dalam situasi seperti ini, jangan ragu untuk membeli pipa baja tanpa sambungan dengan ukuran yang sama.
- Perbedaan tampilan: pipa baja tanpa sambungan menggunakan billet baja sebagai bahan baku. Cacat permukaan luar billet tidak dapat dihilangkan melalui proses penggulungan panas, hanya dipoles setelah produk selesai. Dalam proses pengurangan ketebalan dinding, cacat hanya dapat dihilangkan sebagian. Pipa baja las terbuat dari gulungan baja canai panas sebagai bahan baku, kualitas permukaan gulungan sama dengan kualitas permukaan pipa dan mudah dikelola. Permukaan gulungan baja canai panas memiliki kualitas yang lebih unggul. Dengan demikian, konsistensi permukaan pipa baja las jauh lebih tinggi daripada pipa baja tanpa sambungan.
- Metode Pencetakan: Pipa baja tanpa sambungan dan pipa las pada dasarnya memiliki metode pencetakan yang berbeda. Pipa baja tanpa sambungan dapat dibentuk dalam satu kali proses penggulungan. Pipa baja las dibuat dari strip baja atau pelat baja dengan cara dibengkokkan dan berbagai metode pengelasan.
- Kinerja: Pipa baja tanpa sambungan memiliki kapasitas tekanan yang lebih baik, kekuatan lebih tinggi daripada pipa baja las ERW. Oleh karena itu, pipa ini banyak digunakan pada peralatan bertekanan tinggi, serta industri termal dan boiler. Umumnya, sambungan las pada pipa baja las merupakan titik lemah, dan kualitasnya memengaruhi kinerja keseluruhan. Secara umum, pipa baja las dapat menahan tekanan kerja 20% lebih rendah daripada pipa tanpa sambungan. Keandalan inilah faktor utama mengapa orang memilih pipa baja tanpa sambungan.
- Penggunaan: Pada kenyataannya, semua pipa industri dibuat hanya dengan pipa tanpa sambungan karena pipa tersebut mengalami beban kerja termal, kimia, dan mekanis yang ekstrem. Pipa las lebih disukai di industri kedirgantaraan, otomotif, dan elektronik di mana anggarannya relatif rendah, dan demikian pula tekanan kerja yang diberikan pada pipa.
- Kinerja pengelasan: Rata-rata pipa las dan pipa baja tanpa sambungan memiliki komposisi kimia yang berbeda. Produksi komponen baja tanpa sambungan hanya memenuhi persyaratan dasar ASTM.
- Ketebalan dinding dan diameter: Pipa berdinding tipis berukuran kecil sebaiknya diproduksi dengan pengelasan. Pipa berdinding tebal berukuran besar sebaiknya dibuat dengan metode tanpa sambungan.
Waktu posting: 10 Mei 2022